Posts

Menyimpan Peran di Bandung

Image
KAMPUS BIRU Puisi: Badrussalam  Kampusku menyimpan pilu  Kampusku menyimpan rindu  Kampusku menyimpan ilmu  Kampusku menyimpan pesan  Kampusku menyimpan mantan  Kampusku memberi harapan  Kampusku sirami bunga  Kampusku sirami cinta  Kampusku kampus bahagia Pandemi 19  Puisi: Badrussalam  Siapa sangka semua manusia tiba-tiba jadi pengusaha,  siapa pikir semua cita jadi tetesan air mata.  Bandung, 2019

Gadget sebagai Media Pendukung dalam Kegiatan Sehari-hari

Image
AKU YANG MENGHIDUPI GADGET  Penulis: Badrussalam Siapa sih di era ini yang tidak membutuhkan dan tidak memiliki instrumen teknologi misalnya gadget, dari usia anak-anak, remaja, hingga dewasa jawabanya adalah semua manusia sangat membutuhkan beberapa perangkat teknologi untuk menunjang dan membantu berbagai aktivitas sehari-hari. Terkecuali bagi masyarakat adat atau suku-suku pedalaman tertentu yang memiliki aturan sendiri agar warganya dilarang menggunakan teknologi apapun demi menjaga ekosistem kehidupan mereka. Berbeda dengan kita masyarakat secara umum yang tinggal di luar sistem aturan adat. Teknologi, khususnya gadget pada era masyarakat informasi digital ini sudah menjadi makanan favorit. Seperti di sekolah, di tempat kerja, tempat makan, bahkan di tempat-tempat liburan sekalipun kita masih menggenggam gadget kesayangan kita yang terhubung langsung dengan data internet. Menurut data KOMPAS.com pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa pada tahun 2021. Jumlah te...
Image
  dokumentasi.Badrussalam “MEMBARA” Puisi: Badrussalam Suatu ketika, Ketikan di jarimu lari begitu cepat Ratusan kali melintang lewati dedaunan dan ranting-ranting Suatu ketika, Detak jantungmu begitu kuat Ribuan kali berhasil guncangkan lahat Suatu ketika, Kobaran apimu menyala-nyala Kata-katamu mulai murka Kalimat-kalimat mu tak terbaca Bila ku baca bersama air mata Bait puisimu berbelit-belit Sampai ruang etika terhimpit Oleh bebatuan yang kau makan Lalu, jutaan tanda tanya kau tegakan dalam sepekan. Ah suatu ketia, Aku tak sanggup lagi padamkan api Aku hanya sanggup mencintaimu hingga mati. Bandung, 24 Juli 2021

SEBUAH PUISI UNTUK DESA PANAMPING, KEC. BANDUNG, KAB. SERANG

 "Panamping" Puisi: Badrussalam Sore ku diramaikan angin Malam ku diselimuti dingin Dan pagi ku disegari ranting-ranting. Ya Panamping, desa mu telah bermekar seperti bunga-bunga mawar Panamping, desa mu telah nyaman seperti kita pertama bersalaman. Serang, Mei 2021

Apa benar Seni Gondang Sudah Hampir Punah?

Hasil Ngobrol Bareng Pelaku Seni Gondang Yang Hampir Punah Narasumber: Ibu Eyem, Ibu Arsiti (Pelaku Seni Gondang)  Penulis: Badrussalam  Pewawancara: Moch. Bagus      Seni Gondang Dusun Sukajadi Desa Sukarsesik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran berdiri pada tahun 1950 – an. Namun menurut Ibu Arsiti sebagai narasumber mengatakan bahwa, ketika ibu lahir pada tahun 1950 juga gondang sudah ada sebelum-sebelumnya. Jika begitu ada kemungkinan seni Gondang lahir sejak zaman kemerdekaan atau ada kemungkinan juga sebelum kemerdekaan. Pemain Seni Gondang di Sukajadi berjumlah 8-9 orang, karena memang menyesuaikan besar kecilnya bentuk lesung/alat penumbuk padinya. Seni Gondang biasanya di pentaskan pada acara-acara hajatan warga, itu waktu dulu. Sekarang hanya pentas di acara malam resepsi atau malam pembagian hadiah 17 Agustus. Bermain seni gondang tidak ada larangan atau aturan-aturan yang harus di penuhi. Menurut narasumber, bebas-bebas saja bermain gondang. Se...

Lirik-lirik Lagu Seni Gondang Kabupaten Pangandaran

Image
Tiga Lirik Lagu  Seni Gondang di Kabupaten Pangandaran    “MULUNG KADU” Mulung kadu lagrag nangka Tampian urang muara Pare ayeuh – pare ayeuh di Suaiken Turun cadu lagrag sapa Lakian urang ngumbara  Gede reneuh di tinggalkeun  “NUTU PARE” Nutu naon eta nutu pare Pare naon iyeu pare bereum  Pare berem, pare berem jalawara  Ki panganten ka masigit balik deui    2x Ki panganten di tanya teu bisa sadat   2x Ki panganten di tanya teu boga iman “PARE BEREUM”  Pare berem tigayanti  Ayun ambing rawas-rawas kahujanan  Kayi santri angkat ngaji Ayun ambing rawas-rawas ka edanan  Sumber: Ibu Eyem, Ibu Arsiti, dkk (selaku pemain Seni Gondang) Penulis: Badrussalam

Wawancara Seni Ebeg

Image
Wawancara Seni Ebeg Kampung Sengkol Rt.02/08 Dusun Ciokong Desa Sukaresik Kec. Sidamulih Kab. Pangandaran Narasumber: Pak Rohmat (Pimpinan Seni Ebeg) Penulis: Badrussalam      Seni Kuda Lumping Sekar Wijoyo Jati inilah nama salah satu grup kesenian yang ada di desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Lebih di kenal oleh masyarakat Pangandaran yaitu seni Ebeg atau Seni Kuda Lumping. Tidak lama lagi nama grup Sekar Wijoyo Jati akan di ganti dengan nama lain, yaitu Sekar Wahyu Talaga Putih yang akan di resmikan pada akhir bulan September 2017 ini (2017:09). Alasan mengapa adanya pergantian nama, karena jika masih menggunakan nama Sekar Wijoyo Jati itu artinya semua beban akan di tanggung oleh pak Rohmat sendiri, karena memang nama itu adalah nama penyebutan atau gelar untuk beliau ketika di perguruannya. Seakan-akan saya sendiri yang memanggul, orang-orang gabisa membantu ‘pak Rohmat’. Alasan lain yaitu, memang terlalu besar dan berat meminggul nama itu send...